SINOPSIS HARRY POTTER KE-5

== Sinopsis ==

Tidak banyak penyihir yang percaya (atau mau percaya) bahwa Voldermort telah kembali, termasuk Kementerian Sihir. Harry dan Dumbledore dianggap menyebar kabar bohong dan dianggap terganggu jiwanya. Meskipun demikian, masih banyak orang yang percaya pada Dumbledore, dan mereka inilah yang tergabung dalam Orde Phoenix. Namun karena situasi belum memungkinkan, mereka bergerak secara diam-diam untuk menghindari kecurigaan dari Kementerian. Mereka menggunakan kediaman Sirius, Grimmauld Place nomer 12 sebagai Markas Besar, sehingga Sirius tidak lagi dalam pelarian (tapi tetap bersembunyi karena pihak kementrian masih mencarinya).

Sementara itu, Harry yang diawasi siang-malam (tanpa sepengetahuannya) oleh anggota Orde, semakin sering mengalami sakit pada bekas lukanya. Emosinya sering tak terkendali. Pada suatu malam ia dikejutkan dengan hadirnya dementor di Privet Drive, yang hendak menyerang dirinya dan Dudley. Untunglah ia berhasil menghasilkan patronus untuk melawan mereka. Namun akibat dari hal ini, dia nyaris diusir oleh pamannya (karena dikira menyerang Dudley), menghadapi persidangan di Kementerian Sihir dan terancam dikeluarkan dari Hogwarts.

Di persidangan tak seorangpun percaya bahwa ada Dementor berkeliaran di daerah Muggle. Tapi ketika Dumbledore mengatakan bahwa Kementerian tidak punya hak untuk mencampuri urusan sekolah, termasuk dalam hal ini mengeluarkan sorang murid, Harry pun bebas dari segala tuduhan.

Namun mimpi buruk Harry masih berlanjut. Untuk pertama kalinya dalam 5 tahun, Harry diajar oleh seorang guru Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam yang berasal dari Kementerian Sihir, [[Dolores Umbridge]]. Harry berulang kali mendapat detensi karena mengatakan bahwa Voldermort telah kembali. Harry dan seluruh murid kelas 5 akan menjalani ujian OWL, dimana mereka sudah harus berpikir pelajaran apa saja yang akan (dan mau) menerima mereka di kelas 6, serta tentang karir apa yang mereka minati selepas sekolah. Di tengah tekanan Umbridge dan segala dekritnya, Harry, atas dukungan penuh dari Ron dan Hermione, memimpin sekelompok anak untuk mempraktekkan pertahanan terhadap ilmu hitam dalam sebuah kelompok yang mereka namai Laskar Dumbledore (LD). LD beranggotakan cukup banyak anak, selain Ron, Hermione, Ginny, Neville, Luna Lovegood, Fred & George, Cho Chang, dan beberapa anak dari asrama lain yang kelihatannya lebih ingin tahu apakah benar pikiran Harry terganggu seperti yang diberitakan?

MELAYANG DALAM FISIKA

Melayang dapat di jelaskan dengan teori-teori fisika yaitu seorang manusia dapat melayang jika melakukan meditasi walaupun dalam waktu sekilas saja. Itu di karenakan seorang manusia yang melakukan meditasi dapat menimbulkan energi-energi positif dalam tubuh manusia sehingga seorang manusia dapat melayang walaupun dalam waktu singkat.,
Dalam beberapa teori ini dapat di jelaskan melalui teori yang di namakan teori melayang, jadi sudah dapat di buktikan secara fisika, slamat mencoba

BAYANGAN SERU










Transformers:Revenge of the Fallen

transformers2bw0vu0

Former countdown image on Michael Bay’s website Directed by Michael Bay Produced by Steven SpielbergLorenzo di BonaventuraTom DeSantoDon Murphy Written by Roberto OrciAlex KurtzmanEhren Kruger Starring Shia LaBeoufMegan FoxJosh DuhamelTyrese GibsonJohn TurturroPeter Cullen (voice) Cinematography Ben Seresin Editing by Roger Barton Distributed by DreamWorksParamount Pictures Release date(s) June 26, 2009 Country United States Language English Preceded by Transformers
Transformers: Revenge of the Fallen is an upcoming science fiction 3-D film scheduled for release in 2009.It is the sequel to the 2007 film Transformers, which was the first live action Transformers film. Michael Bay and Steven Spielberg return respectively as director and executive producer, while Shia LaBeouf reprises the role of Sam Witwicky, the human caught in the war between the heroic Autobots and evil Decepticons. Shooting began in May 2008 for a June 26, 2009 release date.
Bay desired to give the sequel a bigger budget for a global scale and better characterization for a larger cast of robots. The main hurdle in getting the film produced was overcoming the 2007–2008 Writers Guild of America strike, as well as possible strikes by the Directors Guild of America and the Screen Actors Guild. Bay met his shooting date with the help of previsualization and a scriptment by his writers Roberto Orci, Alex Kurtzman, and series newcomer Ehren Kruger.
THE ROBOTS

OPTIMUS PRIME: Peter Cullen voices.He will retain his alternate mode of a blue Peterbilt truck with red flame decals.

BUMBLEBEE: the Autobot who befriended Sam and had an alternate form of the fifth-generation Chevrolet Camaro. Mark Ryan voiced the character for his two lines at the end of Transformers. For most of the film his vocal processors had been damaged and he was unable to speak.
IRONHIDE: the Autobot weapons specialist, will retain his GMC Topkick form.Jess Harnell voiced him in the first film.
RATCHET: the Autobot medic, will retain his Hummer H2 form.Robert Foxworth voiced him in the first film.
ARCEE: an Autobot motorcycle with a feminine personality and appearance.Arcee was dropped from the first film, as the writers felt there was not enough time to explain her “gender”.Orci stated the issue could just be ignored in the film.Arcee has been redesigned from the concept art used for her toy and comic book appearances.

DECEPTICONS:

STARSCREAM: the Decepticon air commander and Megatron’s general. He flew into space after fleeing the climactic battle in the first film, betraying his leader. Orci confirmed he will have more dialogue.He transformed into an F-22 Raptor and Charlie Adler voiced him.
BARRICADE: will return after disappearing in the first film.He will still be a Saleen Mustang police car.Jess Harnell voiced him in the first film.
SOUNDWAVE: Megatron’s most loyal lieutenant.Orci “duly noted” his minions RAVAGE and LASERBEAK would need to appear as well.In the 1980s toy line, Soundwave was a tape deck. The filmmakers had tried to work him into the first film twice, and these roles eventually evolved into Blackout (a MH-53 Pave Low helicopter) and Frenzy (who changed into a CD Player and later into a mobile phone). The latter character was particularly thought to be too different from the original.
RAVAGE

LASERBEAK

JETFIRE
Other robots include the Autobots “Stinger”; “Wheels”; twins who combine into an ice cream van; an Autobot Chevrolet Trax;a Frenzy-like character;and a Decepticon Audi R8;.Names of the individual twins and Constructicons will be determined in post-production,as the dialogue can be re-recorded with the animation.There will be some robots who can transform into weapons.

Hasbro stated “a key character from the first movie [would] make a dramatic comeback and attempt to settle a score”: Megatron (Hugo Weaving) was among those killed in the first film. Orci confirmed the Decepticons will have whole dialogue scenes to themselves,and before he began writing he had envisioned there being around ten robots on each side.Bay also promised a geriatric robot.

COBA BLOG

Di beritahukan kepada orang yang ingin mencoba blogs atau sejenisnya d harapkan selalu sabar karena dengan sabar itu kita akan mendapatkan hasil yang akan sangat memuaskan., ocre.,ocre.,

SMA N 1 KALASAN

Kuatkan Fisik dengan Bermain Penuh Semangat

TERIK matahari di Kalasan sore kemarin (12/3) terasa sangat menyengat, namun beberapa remaja seolah tak peduli, dan tampak asyik bermain basket. Tubuh mereka sudah bermandikan keringat, namun mereka masih tampak semangat melahap porsi latihan. Sepintas itulah yang dilakukan para punggawa SMA Negeri 1 Kalasan menghadapi kompetisi Honda DBL Radar Jogja 2009.
Sebagai finalis DBL Radar Jogja tahun lalu, mereka tampak berupaya keras untuk mempertahankan prestasi itu. Maka tak salah jika mereka memasang target menjadi champion di DBL tahun ini.
‘’Menjadi pemenang dan bisa menyumbangkan duta pemain untuk dikirim ke Surabaya,” ujar Kapten SMA 1 Kalasan Amingga yang biasanya mengenakan headband dan armband saat basket.
SMA Negeri 1 Kalasan merupakan salah satu tim elite dalam DBL Radar Jogja 2009. Karena tim basket sekolah ini beberapa waktu menjadi wakil Jogja menorehkan sukses sebagai tiga besar saat turnamen di 4 kota (Jakarta, Jogjakarta, Solo dan Magelang).
Semangat tim ini memang perlu diwaspadai. Kru DBL Radar Jogja 2009 juga sempat merasakannya kemarin (12/3). “Kru DBL bisa kami kalahkan karena kami main penuh semangat. Dengan semangat itu fisik tim kami menjadi makin kuat,’’ ujar Felix Rifialdi, pelatih SMA Negeri 1 Kalasan.
Selain memendam harapan sebagai Champion DBL Radar Jogja 2009, tim basket sekolah ini juga berkeinginan membentuk klub basket sekolah dengan nama Saka. (d2)